Sabtu, 04 November 2017

Komunikasi Produktif 2


Bismillah..

Hari ke dua tantangan game #level1 di kelas bunsay IIP karawang. Saya bersama si sulung masih mencoba komprod dalam kegiatan sehari-hari, dan hari ini sya mencoba menerapkannya sambil membersamai si sulung saat bermain.

Biasanya saat bermain si sulung agak 'rungsing', jika ada mainannya yang tidak sesuai dengan keinginannya, contohnya ketika bermain lego. Kadang, Dia ingin membuat sesuatu dengan legonya, namun Dia kadang merasa prustasi dan kesal (karena belum bisa), nah saat itu biasanya saya akan ikutan sedikit emosi, sambil mengatakan (niatnya memberitahu) dengan panjang lebar,, yang setelah tersadar, sayapun berpikir, mungkin apa yang saya sampaikan tidak dimengerti si sulung, karena bahasa yang terlalu panjang dan berbelit buat anak seumuran itu (3th 8 bln) misalnya: "Jangan marah-marah", "kalau gak bisa buatnya, buat yang lain yang Aa bisa", atau "kalau gak bisa, gak usah main, mending main yang lain" dll yang akhirnya membuat saya beristighfar dan menyesal sudah mengatakannya. Belum lagi saat selesai bermain, yang mainnanya acak-acakan hampir memenuhi seisi kamar, belum yang tercecer di luar, dan itu selalu membuat suara saya naik beberapa oktav.. Yaa Allah malu sekali setelah membaca materi 1 di kelas bunsay ini.
Saya semakin merasa menjadi ibu yang sudah dzolim kepada anak. Astaghfirullah.. 😭

Alhamdulillah setelah tau ilmunya, setidaknya sedikit terkontrol apa yg harusnya keluar dari mulut, walaupun dalam keadaan rada emosi. Dan membersamai bermain bersama si sulung jadi lebih menyenangkan, si sulungpun senang, dan apa yang ingin saya sampaikan bisa dimengeri.

Alhamdulillah.. Hari ini goalnya sampai disitu dulu.



Karawang, 03 November 2017
Euis Nurhayati



#hari2
#gameslevel1
#tantangan10hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbunsayiip
#sayadansisulung

Tidak ada komentar:

Posting Komentar