Bismillah..
Hari ini hari ke 3 membersamai si sulung dengan berkomunikasi produktif, namun ternyata hari ini belum seberhasil seperti 2hari yang lalu.
Hari ini si sulung tantrum di tempat 'ngaji', dan malah membuat saya hilang kesabaran, sehingga keluar kata-kata yang kurang produktif, seperti ancaman, dan mulai membandingkan dengan adiknya yang 'bageur'.
Ini bukan kali pertama si sulung tantrum di tempat ngaji, dan setiap tantrum, ancaman yang sama pun selalu dilontarkan: 'Aa kalau rewel mending pulang aja ya, main sama nenek di rumah, nanti umi anterin pulang'.
Atau membandingkan dengan adiknya : 'liatin tuh, adeknya juga baik, knapa Aa yang rewel?
Dan selalu, bukan malah berhenti, semakin diancam dan dibandinhkan malah semakin menangis..
Padahal sudah belajar ilmunya, tp saat diperlukan tetep saja kalah dengan emosi, dan 'malu diliat orang', tanpa memperdulikan perasaannya.
Astaghfirullah.. 😢
Padahal ketika saya mulai bisa berpikir tenang, dan saya alihkan ke yang lain (mainan, dan penglihatan yang lain) si sulungpun reda..
Dan memang kuncinya ada pada orang tuanya, baik sugesti, maupun ketenangan orang tua saat menghadapi, semakin panik orang tua, anakpun semakin panik, semakin emosi orang tua, anakpun malah tambah emosi.
Pelajaran sekali buat hari ini, semoga tetap bisa istiqomah dalam membersamai anak.
Alhamdulillah, hari ini sampai disitu dulu goalnya.
Karawang, 04 November 2017
Euis Nurhayati
#hari3
#gameslevel1
#tantangan10hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbunsayiip
#sayadansisulung

Tidak ada komentar:
Posting Komentar